Tidak terlalu serius.

You're here: Home

si kecil dan mbak rara

Berawal dari beberapa minggu yang lalu, anak saya yang kecil–ebel. Meminta diantarkan main ke tempat temannya. Pas ditanya Siapa? tempat Mbak Rara–teman tknya. Saya dan istri bingung, pertamanya ditolak “besok ya?”, tolakan ditolak dengan penolakan lagi.

tak kasih alasan”mbak raranya lagi pergi ama ibunya”

ebel bilang”dilihat dulu ajah”

Kasihan banget liat ebel sangat bersemangat pergi ke tempatnya mbak rara. Finally, “Sekarang bobok dulu ya, nanti kalau udah bangun Ayah anter ke tempat mbak rara”

Ebel pun bobok.

Kalimat pertama pas bangun “ke tempat-e mbak Rara ya Yah?”

Saya jawab ” Mandi dulu ya?”

Tidak seperti hari-hari biasanya, Ebel langsung mandi, dan abis mandi pake parfum. Istri dan saya hanya geleng-geleng kepala “genit juga anak saya yang satu ini”

Dan berangkatlah menuju rumah Mbak Rara, Sesampainya disana pas Mbak Rara dan Ibunya sedang didepan rumah. Motor pun berhenti. “jadi nggak Bel, ke tempatnya mbak Rara” Ebel hanya menggelengkan kepala, malu dia. Terus diajak Mom-nya turun menyapa Mbak Rara sebentar.

Dan waktupun berlalu. Sepertinya Ebel melupakan mbak Rara. Sampai kemarinnya, Simbok telpon, “Ebel ki dolan neng nggone Mbak Rara, Piye”.

Sore, saat saya pulang ke rumah, dilapori mbak-e kalo Ebel tadi sampai jam 5. Loh betah banget anak satu ini. Ini adalah awal dari Ebel.

dsc00008-1.jpg

Popularity: 9% [?]

# 8:14 am

catatan bangun rumah (10)

Rabu. 14 November 2007

  1. Batu-bata sudah datang 10000, dan dibayar lunas
  2. tidak hujan
  3. tukangnya pada berangkat semua
  4. diatas sloof sudah berdiri batu bata semua, tapi belum tinggi

Kamis 15 November 2007

  1. Ambil pesanan Gawang, kurang yang gawang dalam 3 buah
  2. mbalikkin gawang untuk pintu utama, karena kebesaran
  3. gawang yang dalam udah dipasang, meski belum dicor,
  4. tukang pulang jam 16.15 hehe

Popularity: 8% [?]

# 7:32 am

tags:

Ditemani Manusia Panggang

Ditulis oleh : Wednes Mandra

Ya..ya.. seharian ini selama beberapa bulan yang lalu, kehidupan saya yang sepi nan kelam menjadi gembira-ria karena ada makhluk Panggang. Bukan berarti orang yang gosong habis dipanggang…karena mereka berasal dari daerah yang namanya emang Panggang di Kabupaten Gunung Kidul sana. Daerahnya beraad di dataran tinggi alais gunung. Di sana ada Kembang Lampir (he bukan nenek Lampir lhoh..) tempat di mana di situ pernah untuk pertapa seseorang yang saya lupa namanya tapi salah satu orang penting juga kok. Terus ada juga pantai Nggesing, yang sekarang baru diperbaiki jalan menuju sana.

Orang orang Panggang ini bukan untuk sebuah keperluan menemui saya. Tapi ada misi yang harus mereka selesaikan. Yatu tukang. Yah tukang bangunan gitu. Yang sedang mereka kerjakan ya menyelesaikan rumah keluarga saya. Mereka masih sangat muda. Sehingga masih rosa.. rosa… Dan juga mudah akrab sama keluarga saya. Kesendirian seorang Wednes pun jadi terobati. Tapi saya malah lebih merasa nyaman bersama orang-orang seperti itu dapipada bersama Intelektual Muda. Lebih ingin mengerti kehidupan mereka mereka ini. Bagaimana mereka bergaul. Personil mereka terdiri dari 4 orang yaitu : Bintarto (kepala suku), Yanto, Edi, Fajar.

Mungkin kadang inspirasi datang tidak hanya dari kejadian kejadian yang spektakular saja, tetapi bisa juga dari hal-hal sepele seperti canda tawa saya bersama anak anak Panggang ini. Dan jangan sepelekan orang kecil jika kamu merasa orang besar. Hargai mereka. Derajat kita semua sama di mata Allah SWT.

Hidup Mbantul….!!!

Popularity: 9% [?]

# 1:43 pm

Saya ngekron karena itu saya ada

Meminjam kata-katanya Rene Descartes, dan meminjam istilahnya sepupunya istri.

Tak perlu dijelaskan panjang lebar tentang apa itu kronologger. Pertama kali mengenal kronologger, saat mengintip laptopnya yanarief, kala itu di mess Persiba Bantul, sedang menunggu hasil pertandingan lawan Persepar, yang sangat menentukan bagi promosinya Persiba ke divisi utama. Saat akan menulis berita untuk situs paserbumi, yanarief mengetikkan kronologger.com di address bar rubah apinya. Saya hanya melihat sekejap.

Keesokan paginya mencoba sendiri mengetikkan kronologger.com di address bar rubah api, saat saya ada di warnet. Setelah halamannya terbuka, saya masih bingung dan tidak jelas. Hari berganti hari, suatu malam pas saya menginap di rumah demangan. Iseng-iseng buka lagi kronologger.com, dan langsung sign in. Pertama kali yang terlintas, ini kok komentar tok isinya, kok postingnya sedikit-sedikit. Setelah sedikit membaca, dan memahami, saya baru dong. Saya masih inget komentar pertama kali atas postingannya hielmy saat dia lagi kondangan di puncak, tentang poster iklan Mulan Kwok.

Hari berganti lagi, dan kronologger sedikit terlupakan. Pada saat malam penerimaan dana rekonstruksi, saya kembali ngekron lagi. Dan dengan sedikit ngejunk saya jadi top kroner hari itu. Saya inget waktu itu saya sedang mencari judul-judul skripsi (yang sampai sekarang belum ketemu), dibantu mbak erikani, dan sempat nawarin rokok ke om JaF. Malam itu pula pertama kali saya posting lewat HP, sempet takut-takut apakah pulsa saya akan berkurang banyak? Mulai saat itu saya kecanduan ngekron. Pulsa 5 ribu habis untuk 2 hari (waktu itu saya pakai telkomsel).

Awal memasuki bulan puasa, jaringan gprs telkomsel di Sanden mati, sempat stress juga. Saya inget masih punya nomor Mentari (biasanya untuk jualan pulsa) dan didalamnya ada pulsa yang untuk dijual sebesar 70ribu. Saya isi nomor mentari tadi dengan pulsa 50 ribu. dan mulailah petualangan vetamandra di kronologger. 5 tahun bersama telkomsel selesai gara-gara kronologger.

Bulan puasa dilewati bersama kronologger, mulai kenal dengan mas Pura, Kang Asep, Ghan dengan kisah cintanya, Mas SandyNakamura, dan mas Andri (sebetulnya mas Andri pernah ngasih komentar “tiyang Bantul nopo mas?”). Bulan Puasa diisi sepenuhnya dengan ngekron, abis buka puasa, sambil ngudud-ngudud di luar rumah yang selalu diingatkan Mbah Hedwig untuk berhenti merokok. Saat-saat menanti buka puasa( dimana kroner daerah timur lebih duluan berbuka). Saat-saat menunggu PPT bersama mas aryanst, bos Ronnie, om JaF, dengan mbak Erikani yang suka banget *kedip-kedip*

Pada bulan itu juga keinginan saya untuk menjadi topkron bulanan dikalahkan om hedwig, padahal tinggal sedikit, gara-gara gprs dan om hedwig ada acara buka bersama di dipo Bandung (CMIIW).

Jujur sekarang saya timbul rasa jenuh, mau apa lagi? tapi tetep saja jari ini gatel kalo gan ngekron sehari, gatel kalo gak mbaca komentar usilnya mas pura (34D), gatel nggak baca kisah asmaranya ghan. Saya cinta kronologger (tentu saja istri nomor satu, kronologger 1.b)

Di Krono saya mendapat banyak teman baru, mas Pura dengan komentar dan balapannya yang meramaikan krono (rekor-e wes tak lampaui mas 108 posting), Ghan yang abis nembak andien, shinichi_kudou96 dengan laporan perjalanan mudiknya, yanarief yang mengenalkan saya ke krono, mbak andra dengan kritik pedasnya, kang asep dengan rambut botaknya :) , bang JaF dengan suara emasnya, mas Miftah dengan donlodan heroesnya, Mas Andri dengan dukungan servernya, Mas Ronnie dengan Kron by YM dan Kron by Email, bos vavai dengan planetnya. Bos Kukuh, yang tanpa dia tak akan ada krono (yang gak kesebut nulis sendir, nanti tak tambahi :) )

bener-bener saya ngekron karena itu saya ada

demi kelancaran ngekron, saya menerima sumbangan pulsa, pergunakan fasilitas search di kronologger untuk mencari nomor hape saya. terima kasih :)

Popularity: 9% [?]

# 9:02 am

Introduction

Lalala…. Habis nonton Happy Tree Friends. Kartun yang ngeri, sadis dan menggemaskan karena karakternya yang berupa boneka hewan. kalau dilihat sih bukan untuk anak anak.

Tapi Saya tidak ingin membicarakan itu. Cuman sekedar info saja. Ini mengenai pikiran saya yang sering saya jadikan selayaknya teori-teori (halah.. sok ilmiah wed..). Saya ini tinggal di dusun. Sebuah dusun yang biasa saja, selayaknya perpecahan antar suku. Satu dusun saja tidak bersatu. Antar RT tidak menunjukkan kekompakannya. Egois semua. Contohnya saja, mengapa tidak ada organisasi satu dusun yang membahas tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan saat 17-an misalnya, atau pengajian syawalan yang menyatukan satu dusun dan tidak secara terpisah-pisah.

Dulu Saya saat pertama kali mengenal apa itu sosialisasi masyarakat, saat Gempa 27 Mei menolong saya, (karena saat itu kehidupan dan peran saya dalam masyarakat jadi meningkat) Saya sangat senang dengan semua ini, banyak teman, kehidupan tenteram, wah asyik. Saat itu juga saya semakin aktif di kampung. Tapi itu tidak bertahan lama setelah saya melihat banyak kebohongan dan kepalsuan yang ada dalam masyarakat. Ada-ada saja yang terjadi, mulai dari bantuan logistik saat gempa yang egois-egoisan. Tetangga sebelah saya sendiri malah. Jadi saat semua kebingungan mencari bantuan setelah gempa dan semua rumah ambruk, Bapak Sayalah yang begitu giatnya merakit alat komunikasi, dan segera mencari bantuan sana-sini. Keren si bapak tuch.. (seharusnya warga kampung membuat penghargaan buat Beliau). Bantuan pun datang, dan sudah disepakati bahwa semua bantuan yang datang itu dilaporkan ke pos pusat yang di situ Bapak saya kelola.

Tapi, suatu ketika tetangga saya (sebut saja pak NDKO) itu dengan seenaknya melanggar kesepakatan dan ingin melahap bantuan yang datang untuk dirinya itu sendirian. Tanpa lapor, rusuhlah semua ini. huh. Sebenarnya apa yang ada di benaqk si NDKO tadi?. Mengapa musti egois?. Terus ketika saya mengenal teman pertama saya di Dusun Demangan, Jambidan, Banguntapan, Bantul ini, tiba-tiba saja mereka egois dan malah memilih menjauh dan menggilai cewek-cewek gitu (seneng MbajuL maksude).

Aneh ahh.. apakah pikiran orang-orang sedangkal ini? Tanpa memikirkan apa itu kebersamaan. Yah mungkin sebagian orang yang mbaca tulisan saya ini bilang “Lha wong kowe urip neng ndeso kok yo mas..” hehe. Ya mungkin karena itu.

to be continued…

Popularity: 7% [?]

# 1:30 pm

Page 25 of 31« First...«2324252627»...Last »

diskusi

  • buddyantoro: Kondisi daerah kita yang mendapat nilai...
  • soemandjaja: buat aja iklan: anda ingin uang gratis,...
  • Zbr08 + strn07: Datngyn aj org’a drpd g klar2...
  • Strn07 + zbr08: Datengyn ajh . . . . Drpd g klar2...
  • winda: g mn c bwt skripsi biar g dtolax truzzzzz pusing w...

RSS di tempat lain...

    Photobucket