Tidak terlalu serius.

You're here: Home

Sekolah itu Mahal

Beberapa waktu yang lalu, saya terlibat percakapan dengan tetangga saya. Pertamanya sih tentang anaknya yang tidak mau sekolah (efek cuti bersama). Kemudian malah berkembang ke konsultasi rumah tangga, anak, dan sekolah. Entah gimana pembicaraan berlanjut ke biaya pendidikan. Dia mengeluh tentang SPP, biaya masuk, uang gedung, dan tetek bengek lainnya. Perbandingan pun dilakukan antar sekolah anak saya dan sekolah anaknya. Walaupun sama-sama TK ABA, biaya yang dikeluarkan tetangga saya lebih mahal daripada saya. Kenapa bisa begitu? mudah aja, lokasi sekolah anak saya lebih ndeso daripada lokasi sekolah anak tangga. Anak saya bersekolah di deket pantai selatan bantul, sedang anak tetangga saya di bantul bagian utara (udah bau kota).

BERAPA

Dilihat dari biaya masuk, anak tetangga saya membayar 1 jutaan, sedangkan saya cuma 100 ribuan (semua biaya berdasarkan ukuran jogjakarta, yang menurut saya masih murah bila dibandingkan daerah lain). Dari biaya masuk itu sama-sama mendapatkan seragam, dan paket yang sama.

Kemudian uang SPP, tetangga saya membayar sekitar 50rb (yang paling murah), saya membayar 14 ribu(yang paling mahal), perbedaannya tetangga saya mendapatkan asuransi.

Dengan biaya yang lebih murah, fasilitas yang kurang lebih sama pun bisa saya dapatkan. Apa yang terjadi, apakah karena letak geografis mempengaruh, padahal lokasi tk mahal itu belum kota banget, itungannya masih nDeso, Agaknya di Negeri Indonesia ini di tengah mahalnya harga-harga barang kebuthan pokok semua bisa terjadi. Seorang teman pernah mengatakan bahwa sekarang telah terjadi kisruh sosial besar-besaran yang dilakukan oleh semua pihak. Seperti maraknya angka kriminal, angka korupsi, dan segala hal yang bertujuan menyesuaikan diri terhadap tingginya harga kebutuhan hidup. Jadi apapun dan berapapun harga-harga kebutuhan pokok, mereka menyesuaikan dengan menaikkan korupsinya bagi yang korup, menaikkan jatah malingnya bagi yang maling.

Baru-baru ini jugaj Pak-e juga sedang memerangi ganasnya mafia pendidikan di salah satu SMA di jogja, bahkan kemarin sampai dimuat di kr. Yang jelas saya tahu dia betul, dan dukungan keluarga selalu berada di belakang PAK-e, maju terus yo pak-e!

Syukur saya hidup di desa terpencil, dimana segala sesuatu belum diukur oleh material.

sekolah bagus di jogja

Popularity: 10% [?]

# 5:28 am

Tonti Vs. “EskpR”

            Halo halo.. ya, ini berhubungan dengan kegiatan sekolah saya. Tentang pengalaman saya dimana saya berpetualang melawan arus. He.. arus? ya arus yang memaksa saya harus menggeluti kegiatan fisik. Dari judulnya sudah tahu kalau ini mau ngomongin Tonti. Pertamanya saya itu bener bener gak minat sama yang namanya TONTI. Tapi mengapa saya bisa terpilih jadi salah satu anggota peleton inti SMA 8 Yogyakarta ?. Saya benar benar terpaksa. Wuah.. gimana ini?? Ya sudah, saya akan keluar dan mengundurkan diri. Tapi ternyata tak semudah yang saya beyangkan. SMA 8 begitu mengandalkan Tonti-nya. Yah.. saya milih jalan Rebel. Yaitu memberontak (yang waktu itu saya juga ditemani seorang teman yang ingin memberontak.. namanya HEKAL) kami menyebut orang-orang yang tunduk itu dengan julukan OBEY. Dengan cara melarikan diri dari latihan latihan. Tapi ternyata sulitnya minta ampun.

hekal

Sebenarnya kami tidak membenci tonti, kami cinta tonti. Tapi kami benci pemaksaan. Tidak ada pelajaran ikhlas. Saking kurangnya anggota peleton yang latihan, mereka sampai membuat Lurah, Jaga Baya.. apalah. Yang tugasnya mengkoordinasi para OBEY untuk menangkap anggota yang berusaha kabur dari latihan. Wuh.. ini namanya “Wagu” begitu mas Veta bilang ke saya. Saya dan Hekal yang terus saja menyusun rencana kabur. Penuh dengan strategi dan kesabaran. Ha-ha.. aneh aneh saja. Kami pernah ngumpet di Parkiran belakang kantin, perpustakaan. Gerbang depan sangat ketat penjagaannya.. sulit ditembus. ya walaupun sasakali kami juga ikut latihan TONTI. Tapi kami mencatat rekor : ANAK TONTI YANG KABUR DENGAN KREATIF TERBANYAK. Lanjut kami menamai diri Kami ini dengan ESCAPER.. atau bisa juga KABURer.. hehe.. aneh..

Escaper yang berarti Tukang Kabur. Tapi dengan segala keikhlasan, akhirnya Saya dan Hekal bersedia ikut LOMBA PPI KOTA. Yang dilaksanakan tanggal 9 September kemarin. Lama-lama Kami juga merasa bersalah. Juara 3 Kami raih. Yang gak mutu lagi itu.. ada kakak alumni yang membuat peraturan begini : “YANG NANTI PAS LOMBA KETAHUAN MENYAPA TEMANNYA YANG BUKAN DARI SMA 8, ADA KONSEKUENSINYA…”. Lhoh.. apa ini?? mana ilmu Silaturahhminya?? mana ada sesama teman gak boleh menyapa?? saya masih maklum kalau sebelum lomba, biar kita konsentrasi pada lombanya. Nah.. ternyata setelah lomba juga tidak boleh. Wuah habis lomba itu saya ktemu sama teman lama, saya ngobrol sedikit. Tapi saya langsung pulang karena badan saya nggak enak.. pusing.

Ternyata Benar.. Setelah semua berkumpul di sekolah, mereka diberi konsekuensi. PUSH UP. Apakah ini masuk akal dan mutu?? menurut saya nggak mutu banget.. tidak salah kok maen hukum.. peraturan gak mutu. Sya semakin ingin keluar tonti. saya benar benar tidak minat walau saya sudah ikut berjuang di PPI KOTA dan dapat juara 3 lagi.. pendirian saya kuat.. saya gak minat…

Terakhir ini, tanggal 3 Oktober ada kejadian PENGUKURAN SERAGAM TONTI. Saya juga ikut terpanggil waktu itu. Saya Katakan Orang tua saya tidak mengijinkan. Dan Saya pun juga tidak minat. Dengan segala kekecewaan dengan SEKOLAH NEGERI SMA 8 ini.. Banyak dana yang diselewengkan (tapi saya tidak akan membicarakannya di sini).

to be continued…

Popularity: 14% [?]

# 11:41 pm

Puasa Kali Ini

    Puasa kali ini terasa berbeda dengan puasa tahun kemarin. Puasa kali ini hampir tanpa ada halangan apa-apa. Bila dibandingkan dengan puasa tahun kemarin, masih jauh. Tahun kemarin, cobaan sudah dimulai dari awal sebelum puasa, saya kena bell’s palsy , puasa berjalan seminggu ada cobaan lagi, kecelakaan srempetan di jalan parangtritis, puasa kurang seminggu ada cobaan lagi jatuh dari motor di ringroad selatan.

    Puasa kali ini berjalan tanpa greget, tanpa ada hambatan yang berarti. Tapi hal itu malah membuat puasa kurang berarti. Sesuatu menjadi lebih berarti dan lebih diingat ketika ada suatu hal yang menyertai.

Popularity: 9% [?]

# 2:23 am

Berkah Puasa

Saat itu, saya sedang pulang sekolah. Saya membawa tas plastik berisi bakal seragam sekolah. Sekitar pukul 12-an, panasee… PoLLL.. Nah saya bersama teman sejalur bus, namanya Dio. Saat kami berjalan menuju perempatan untuk menunggu bus, tas saya langsung digajul (ditendang) oleh teman lain yang jahil. Kebetulan dia naik sepeda motor. Dengan gayanya, dia hanya senyum-senyum gitu. Wah.. mau mbales nggajul gak bisa, lha dia naik motor gimana mau ngejar?? trus mau misuh-misuh juga jadi inget ini bulan puasa. nanti ndak malah ngurangin pahala. Wahh.. ya saya tahan saja. Tapi tentu tetap senyum.

Nunggu bus saja butuh kesabaran teknik tinggi. Saya dan Dio di sebelah utara jalan, mau naik jalur 9, tapi gak lewat-lewat. Eh ya dah nyebrang dulu. Coba naik jalur 7. Sampai seberang, malah jalur 9 lewat. dan jalur 7 gantian gak lewat-lewat. Sabar..

Sampai terminal giwangan, biasanya nunggu bus menuju Pleret laaammmmaaaa sekali. Saya sempat berpikiran, Kalau begini mending batal saja puasanya. Untunglah hari itu tidak begitu lama. Alhamdulillah. Menuju Pleret. Memang menurut saya Puasa tahun ini lebih mudah dijalani dibandingkan puasa tahu-tahun yang lalu. entah mengapa, apa karena memang tahun ini tahun penuh berkah bagi umat islam. Bus berjalan dengan sangat lambat ketika keluar terminal.

Saya pernah menuliskan keluhan saya di bangku belakang bus. Keluhan kepada sang sopir tentunya. Saya tuliskan begini “Sopir Lemot”. He he.. saya memang anak jahil. Tapi kan itu kenyataan. Hawa yang panas membuat kerongkongan ini perlu pendingin. Sampai di Banjar Dadap penumpang bertambah banyak dan sesak. dengan keringat membasahi kening, dan membuat badan serasa mandi keringat, saya tabahkan hati ini. Hampir sampai Pertigaan Ponogaran, saya turun.

Bareng seorang nenek yang juga turun di pertigaan tersebut. Kebetulan saya disuruh membukakan pintu depan di mana nenek itu duduk. Kami sempat bercakap sebentar. “le.. lha omahmu ngendi??”. Lalu saya jawab “Kulo Demangan riku mbah…”. Nenek gantian bertanya “Putrane sopo yo?”. “Pak hendro” jawab saya. “ooo anake si sri kuwi tha??” tanya simbah. “Nggih mbah..”jawab saya. Hehe ternyata orangtua saya cukup dikenal masyarakat. Saya juga sempat menanyakan rumah simbah itu. dan ternyata masih jauh ke timur.

Berjalan ke timur, menuju rumah saya. Ada Ibu-ibu mau menawarkan boncengan ke saya. Dia kira sayaini anak SMP 3 Banguntapan. wajarlah, lha wong saya masih pakai atribut SMP, padahal kan sudah SMA. Saya menolaknya dengan sopan. Masa’ rumah tinggal dekat mau ngrepotin orang. Selanjutnya saya disapa cewek cantik yang saya juga gak akrab sama dia. Wahh.. berkah puasa. Ternyata kalau kita sabar, pasti ada balasan yang baik dari Allah SWT.

Popularity: 11% [?]

# 11:38 am

Apa kabar diriku

Kenapa saya merasa akhir-akhir ini orang pada menanyakan skripsi kalau nggak kapan rampunge? padahal saya sendiri nggak peduli. Karena menurut saya skripsi seperti siksaan andai saja tidak ada skripsi pasti saya sudah lulus, kenapa harus pakai yang namanya skripsi. Kalau ada orang tanya, Pun lulus dereng? rasane kaya ditikam pake pisau loro banget. Apalagi Pake karo Mboke ikut-ikutan bertanya, padahal pak’e lulus ISI 7 tahun, sebenernya pingin bersantai , tapi udah ada 2 anak yang menagih tanggung jawab ku, salah satunya tiap bula dengan menyodorkan spp dan uang macem-macem, jadi mau nggak mau harus lulus.

Usia 23

Om gendut tanya “Umur-e veta ki piro to?” saya jawab 23, Lhao itu masih muda, isih enom katanya….. Padahal saya merasa umur segitu udah tua (banget). Sampai pernah ada perasaan takut tua nanti ndak cepet mati (yang membuat malam-malam saya penuh dengan ketidaknyenyakan), saya merasakan ketuaan tidak dengan alasan yang tidak kuat, saya melihat adik saya yang dulu masih kecil sekaran udah SMA, 3 taun lagi kuliah, 8 tahun lagi lulus 9 tahun lagi kerja, 1- atau 12 tahun lagi nikah, dan saya udah jadi pakdhe. Dan saya belum merasa siap dengan ketuaan ini. Satu-satunya kesiapan, saya udah punya tabungan rumah (bantuan gempa) jadi sedikit ayem, biasanya Alloh SWT selalu memberi jalan-jalan atas masa depan saya, Dia selalu memberi bantuan atas apa yang akan saya jalani , moga-moga saja untuk ke depannya selalu begitu…

Popularity: 11% [?]

# 2:49 am

Page 29 of 29« First...«2526272829

diskusi

RSS di tempat lain...

ini bukan twitter lo

    Photobucket