Tidak terlalu serius.

You're here: Home

Kenalkan….penyelamat saya

Popularity: 34% [?]

# 9:58 am

tags: , , ,

BRukkkkkkkkkkkkkk

BRAKKKKKKK……………
kok awal postingannya gak keren gituh
Ada apa toh?
kemarin sabtu, pas mau jemput dian dari kantornya. Tepatnya di perempatan bintaran (utara rumahnya yanarief) saya nabrak motor, jatuh guling-guling.
kronologisnya dong
Jadi, saya dari selatan terus yang saya tabrak itu dari utara. Orang yang sedang sial itu mau berbelok ke arah kanan sedang di depannya ada mobil yang menutupi pandangan saya. Tiba-tiba saja mak jedhul muncul orang yang sedang sial itu. “ASUU!!” saya misuh, karena saya yakin gak bakalan tabrakan. Tapi, orang yang sedang sial itu kok malah semakin menuju ke arah saja. Lalu, seperti pada awal postingan diatas. BRUKKK!!! MAYDAY MAYDAY… I’m HIT. lalu si jlitheng miring ke kiri dan jatuh, kemudian saya menggelosor dengan suksesnya. Jatuh dengan sisi kiri badan lebih dahulu. Alhasil lecet terkumpul di bagian kirisemua, helm rusak di bagian kiri juga. Langsung saya bangun *tengok-tengok kebelakang* loh kok gak ada orang, Mana nih orang yang tidak beruntung itu. Langsung deh ngejar orangnya, terus tak stop “mandeg pak!!”. “Saya gak salah, lagipula ini daerah saya” gitu kalimat yang ada di kepala, berulang terus menerus. Terus saya telpon pak-e, abis itu telpon dian. Terus pak-e dateng, beberapa menit kemudian dateng dian.
singkatnya
ngobrol-ngobrol dirumah, bikin surat perjanjian di atas materai yang isinya, orang yang lagi sial itu mengganti kerusakan jlitheng , dan saya mengganti kerusakan motornya.
nasib si jlitheng
Ini yang mesti diganti dari jlitheng

  1. thothok lampu dan reflektor
  2. footstep dan karet
  3. pijakan rem
  4. behel belakang
  5. balancer
  6. stang
  7. slebor
  8. cover frame
  9. spion kanan kiri
  10. sebetulnya masih ditambah pelek racing dpn, tp berhubung kasian peleknya di press aja

jadi itulah daftar yang harus diganti orang yang sedang sial itu. Kasihan ya

Popularity: 28% [?]

# 11:26 am

Apa Kabar Gempa? Lama Tak Jumpa?

Hei, sudah 2 tahun tepat kita tidak bertemu
Kalau kita ketemu lagi, yah bekal saya udah lumayan sekarang :D
Apa kabarmu gempa?
sedang terlelapkah?
Kalau mau bangun kabar-kabari yah? SMS gituh
Jangan lama-lama tidurnya
Semakin lama kamu tidur, semakin rugi saya

Hei gempa, gimana kabar simbah yang kau bawa serta?
gimana juga kabar ribuan orang lainnya?
air mata saya sudah kering kok
kering sejak hari pertama

Gempa! sebetulnya saya pingin iri
Iri kepada saudara kita di sidoarjo sana
kenapa? kau tanya kenapa?
Mereka sampai sekarang masih dapat living cost
sedangkan kami, dapat saja cuma satu bulan dari yang dijanjikan tiga bulan
Apalagi janji duit 30 juta
katanya yang janji namanya Bethara Kala
dari yang saya baca-baca di selebaran lo
Kasian juga ya mereka yang telah sukarela merobohkan rumahnya sendiri agar dapat 30 juta
eh ternyata dikibulin

Eh gempa, kini sisa-sisa yang kau tinggalkan sebagian besar sudah gak ada
malahan diganti dengan yang bagus-bagus lo
ada yang sebelum kamu datang papa, sekarang jadi kaya
mungkin kamu semacam blessed in disguise gempa?

Gitu kabar kami gempa!
jadi apa kabarmu gempa? lama tak jumpa
eh iya hampir lupa, titip salam buat simbah saya ya
bilang saya kangen

judul kayaknya mirip dengan bukunya sapa saya lupa, pokoknya bukunya diterbitkan pas ulang tahun 1 tahun gempa

Popularity: 34% [?]

# 5:59 am

tags: , , ,

21:25

“Saya gak pernah jual bensin lebih dari limaribu kok mas” kata penjual bensin eceran dekat rumah beberapa waktu yang lalu.
“Pas gempa 27 Mei kemarin aja tetep tak jual dengan harga biasa” tambahnya lagi
Perlu diketahui pada saat gempa 27 Mei, kondisi di Bantul sedikit kacau, untuk mencari bensin saja susah, sementara pasokan tidak bisa diketahui pasti kapan datangnya.

Sebelum tadi malam, rejeki bapak penjual eceran dekat rumah tadi sepertinya mati atau dimatikan. Munculnya larangan untuk membeli bensin dengan jerigen membuat beliau tidak berdaya. Meskipun hal itu bisa disiasati dengan membeli bensin menggunakan mobil lalu bensin dari tangki mobil disedot menggunakan selang, lalu dijual secara eceran. Tentu saja harganya menjadi melambung tinggi. Sekkitar Rp.7500,00. Tapi apa lacur, bapak penjual bensin eceran dekat rumah tadi tidak mempunyai mobil, apalagi koneksi pemilik SPBU. Dia hanya rakyat kecil, yang sekali lagi hanya bisa nrimo, lagian mau berteriak apapun suaranya juga gak bakalan kedengaran oleh petinggi negeri ini. Saya belum mengetahui setelah BBM naik apakah masih bisa membeli dengan jerigen?

Pagi ini dalam perjalanan ke negara, saya melewati dua buah SPBU. Ada kesamaan yang menarik dari dua buah SPBU tersebut. Yaitu, sama-sama tutup karena kehabisan bensin. Saya cuma bisa bersyukur karena habisnya setelah BBM naik, bukan sebelumnya, dimana daerah lain telah mengalami dan teman saya yang di lampung sempat mengisi motornya dengan pertamax, dikarenakan ya itu bensin menjadi barang yang langka. Saya lupa tepatnya, tapi ada pejabat pemerintah yang berkata “kelangkaan ini adalah hal yang biasa menjelang kenaikan BBM”. Satu pertanyaan saya, Jika itu adalah hal yang biasa, kenapa bapak tidak bisa mengantisipasinya? You’re so Dumb or what?

Saya tidak mau berpolemik tentang kenaikan BBM, walaupun saya tidak setuju tapi mau gimana lagi? Bukan saya yang membuat kebijakan. They’ve made it!!! Sekali-kali saya pingin melihat bapak-bapak/ibu-ibu yang diatas sana makan nasi aking, sekali-kali saya ingin melihat mereka antri untuk mendapatkan BBM, sekali-kali saya ingin melihat mereka antri untuk mendapatkan beras yang entah seperti apa kualitasnya, sekali-kali saya ingin melihat mereka berkeluh kesah tentang pendapatannya yang tidak mencukupi untuk makan sehari-hari apalagi untuk biaya sekolah anaknya. Ya Allah! kabulakanlah permintaan saya, sehingga mereka bisa merasakan apa yang kami rasakan. Lindungilah negara ini agar tidak hancur!!

Yang saya tahu orang-orang kaya tidak pernah antri BBM, “Naikkan berapapun akan kami beli!!” seolah-olah itu kata mereka.

Selamat menikmati kenaikan BBM ini bapak-bapak/ibu-ibu yang diatas sana. Semoga barokah!!

Popularity: 31% [?]

# 8:56 am

tags: , , , ,

Bisa Indonesia?

Bisa!!!!!!!!!

  1. BBM Naik
  2. Pusing beli susu
  3. Harga beras, gula teh, bawang, garam , minyak goreng, minyak tanah juga ikutan naik
  4. Semua pada naik, lalu apa yang turun??

Eh iya, bukankah selama ini yang menikmati subsidi orang kaya ya? berarti saya nggak terpengaruh dong, wong saya gak kaya..

Popularity: 29% [?]

# 5:01 pm

tags: , , ,

Page 4 of 31« First...«23456»...Last »

diskusi

  • buddyantoro: Kondisi daerah kita yang mendapat nilai...
  • soemandjaja: buat aja iklan: anda ingin uang gratis,...
  • Zbr08 + strn07: Datngyn aj org’a drpd g klar2...
  • Strn07 + zbr08: Datengyn ajh . . . . Drpd g klar2...
  • winda: g mn c bwt skripsi biar g dtolax truzzzzz pusing w...

RSS di tempat lain...

    Photobucket