Ketika mendengar
keputusan wakil rakyat, saya hanya bisa terpikir akan puisi dari Wiji Tukul ini:
Pesan sang Ibu :
Tatkala aku menyarungkan pedang
Dan bersimpuh di atas pangkuanmu,
Tertumpah rasa kerinduanku pada sang Ibu
Tangnnya yang halus mulus membelai kepalaku, bergetarlah seluruh jiwa ragaku
Musnahlah seluruh api semangat juangku
Namun sang Ibu berkata” Anakku sayang, apabila kakimu sudah melangkah di tengah padang, [...]
tags: lapindo, Lingkungan, puisi, wiji tukul
diskusi